Rabu, 03 Juni 2020

Review Sabun LUX tahun 1985 dan 2017

REVIEW SABUN LUX
Tahun 1985 dan 2017

 

 

               Iklan yang akan saya review adalah iklan LUX pada tahun 1985 (kiri) dan pada tahun 2017 (kanan). Menurut saya, iklan LUX pada tahun 1985 menarik pada jamannya, terutama yang membintangi iklan tersebut adalah seorang aktris yang sangat terkenal pada masa itu, yaitu Marissa Haque. Begitu juga dengan iklan LUX pada tahun 2017, dimana Maudy Ayunda yang menjadi salah satu model sabun LUX ini, karena seperti yang kita ketahui, Maudy Ayunda merupakan salah satu public figure yang sangat terkenal sekarang ini.

               Style design yang digunakan pada iklan tahun 1985, menurut saya terkesan sangat simple, dan layoutnya lebih terlihat seperti majalah yang menceritakan sesuatu, bukan iklan. Mungkin saja orang yang membuat iklan tersebut sengaja menggunakan layout seperti majalah. Sedangkan untuk iklan tahun 2017, terlihat sangat elegan, dan juga sangat rapih. Bisa dilihat dari margin garis hijau yang saya gunakan pada iklan tersebut, yang memperlihatkan objek sabun, logo LUX, dan kepala model berada tidak melebihi garis hijau. Design grafis juga terlihat pada iklan tahun 2017 tersebut. Pada bagian tetesan dari bunga mawar yang berubah menjadi sabun. Persamaan dari kedua design ini adalah warna merah muda menjadi kontras utama produk tersebut. Iklan tahun 1985 terlihat simple, karena warna latar atau warna dasar dari iklan tersebut adalah putih. Sedangkan iklan tahun 2017 memiliki latar berwarna hitam, sehingga sangat terlihat elegan.

Kemudian, dari sisi fotografi, iklan LUX pada tahuun 1985 terlihat biasa saja, karena mungkin pada saat itu, teknologi fotografi belum terlalu memadai, dan hanya sekedarnya saja, sehingga hasil foto yang dihasilkan tidak terlalu baik. Sedangkan untuk iklan LUX tahun 2017, terlihat lebih glowing karena jaman sekarang sudah lebih modern, dan teknologi fotografi sudah lebih memadai. Dan jaman sekarang juga teknik fotografi dilengkapi dengan editing, seperti lebih memuluskan wajah model, sehingga hasil foto bisa lebih maksimal.

               Ilustrasi yang ada pada iklan LUX tahun 1985 tidak terlalu terlihat, karena hanya berupa review dari sang model. Sedangkan ilustrasi yang ada pada iklan LUX tahun 2017, lebih berarti karena seakan-akan memiliki makna “jika ingin kulit mulus seperti Maudy Ayunda, pakailah sabun LUX ini”.

               Jenis tipografi yang digunakan pada iklan tahun 1985 menggunakan typeface serif, sedangkan pada iklan tahun 2017 menggunakan typeface san serif. Jenis typeface yang digunakan pada iklan tahun 1985 terlihat lebih formal karena menggunakan typeface serif, sehingga bisa saya simpulkan bahwa terlihat seperti majalah. Kemudian untuk iklan tahun 2017, iklan tersebut menggunakan typeface san serif yang santai, tetapi terlihat tetap elegan, karena warna tulisan yang digunalan menggunakan warna agak keemasan.

 

 

Pricillia Angir

2301885825

LA34






Rabu, 06 Mei 2020

Ulasan Form & Content Iklan Scoopy “Live Uniquely Different”



Ulasan Form Iklan Scoopy “Live Uniquely Different”
Dompet merupakan visual utama, karena bisa dilihat bahwa yang paling besar dari kedua halaman perbandingan diatas adalah dompet, dan juga dompet berada di tengah-tengah halaman. Fuel meter tidak menjadi visual utama, karena bentuknya lebih kecil dari dompet. Warna latar yang digunakan juga berwarna gelap, agar setiap visual atau gambar-gambar yang ada bisa lebih terlihat, karena warna visual utama (dompet) berwarna cokelat, fuel meter berwarna biru terang, dan wajah dari orang yang berada di dalam gambar tersebut berwarna putih. Tone color yang digunakan ketiga visual tersebut hanya normal-normal saja, tidak terlihat menjurus ke suatu warna tertentu.


Ulasan Content Iklan Scoopy “Live Uniquely Different”
Dompet kosong dan fuel meter yang sudah hampir habis, menuntukkan bahwa sebelum menggunakan Scoopy, pengeluaran yang dikeluarkan cukup besar, dan motor yang digunakan juga boros, sehingga ada ekspresi sedih.
Dompet yang berisi uang  dan fuel meter yang full, menunjukkan bahwa setelah menggunakan Scoopy, pengeluaran yang dikeluarkan lebih sedikit tetapi motor Scoopy sangat hemat bahan bakar, sehingga ekspresi orang tersebut senang.

Selasa, 21 April 2020

Revisi Ulasan Iklan Cetak


Whirpool Kitchen Aid
Pop artCampaign
Agency Network: DDB
Published/Aired: 
August 2011
Posted: 
August 27, 2011

Description

Print advertisement created by DDB, Brazil for Whirlpool, within the category: House, Garden.
Credits
Advertising Agency: DDB, Brazil
Art Directors / Copywriters: Ulisses RazaboniMarcos Abrucio
Graphic Production: Edson HaradaNereu Marinho
Illustration:6B Estúdio
Photolithography:Burti
Image processing: 24 \ 7 id 

Menurut saya, karya ini sangat menarik karena tidak ada visual utamanya, tetapi yang menjadi perhatian dari karya ini adalah warnanya. Karya ini juga cukup menarik karena terlihat jelas bahwa mengandung prinsip repetisi/pengulangan. Prinsip karya seni yang terdapat dalam karya ini, yang pertama adalah kesatuan (unity). Walaupun terlihat sama saja gambarnya, hanya berbeda warna, tetapi warna yang terdapat pada karya tersebut sangat menarik. Hal menarik lainnya adalah gambar tersebut dibuat bernuansa masih berupa sketsa. 

Hampir semua terlihat kontras, tetapi selaras, sehingga berkaitan dengan prinsip kesimbangan (balance). Kemudian seperti yang sudah saya jelaskan tadi, karya ini mengandung prinsip irama (rythme), dimana setiap karyanya mengalami pengulangan gambar, hanya saja berbeda warna. 

Kemudian ada proporsi (kesebandingan) dan keselarasan (harmoni) pada karya ini, dimana menggunakan grid, sehingga gambar terlihat berulang tetapi tetap rapih.

Karya ini juga memiliki prinsip gradasi, dimana membuat karya ini menjadi terlihat seperti memiliki dimensi.

Revisi Review Iklan Otomotif Yamaha R25 Revs Your Ego

Halo.. Nama Saya Pricillia Chandinata Angir (2301885825) dari kelas LA34 DKV CA. Ini adalah video review iklan otomotif Yamaha R25 Revs Your Ego yang dirilis di Youtube pada 15 April 2015.



Video iklan


Selasa, 24 Maret 2020

Review Iklan Otomotif
Yamaha R25 Revs Your Ego (15 April 2015)

Rabu, 11 Maret 2020

DKV Review


 WhirlpoolKitchenAid
Pop artCampaign
Agency Network: DDB
Published/Aired: 
August 2011
Posted: 
August 27, 2011

Description

Print advertisement created by DDB, Brazil for Whirlpool, within the category: House, Garden.
Credits
Advertising Agency: DDB, Brazil
Art Directors / Copywriters: Ulisses RazaboniMarcos Abrucio
Graphic Production: Edson HaradaNereu Marinho
Illustration:6B Estúdio
Photolithography:Burti
Image processing: 24 \ 7 id 

Menurut saya, karya ini sangat menarik karena tidak ada visual utamanya, tetapi yang menjadi perhatian dari karya ini adalah warnanya. Karya ini juga cukup menarik karena terlihat jelas bahwa mengandung prinsip repetisi/pengulangan. Prinsip karya seni yang terdapat dalam karya ini, yang pertama adalah kesatuan (unity). Walaupun terlihat sama saja gambarnya, hanya berbeda warna, tetapi warna yang terdapat pada karya tersebut sangat menarik. Hampir semua terlihat kontras, tetapi selaras, sehingga juga berkaitan dengan prinsip kesimbangan (balance). Kemudian seperti yang sudah saya jelaskan tadi, karya ini mengandung prinsip irama (rythme), dimana setiap karyanya mengalami pengulangan gambar, hanya saja berbeda warna. Kemudian ada proporsi (kesebandingan) dan keselarasan (harmoni) pada karya ini, dimana menggunakan grid, sehingga gambar terlihat berulang tetapi tetap rapih. Karya ini juga memiliki prinsip gradasi, dimana membuat karya ini menjadi terlihat seperti memiliki dimensi.


SurrealismCampaign
Agency Network: DDB
Published/Aired: 
August 2011
Posted: 
August 27, 2011

Description

Print advertisement created by DDB, Brazil for Whirlpool, within the category: House, Garden.
Credits
Advertising Agency: DDB, Brazil
Art Directors / Copywriters: Ulisses RazaboniMarcos Abrucio
Graphic Production: Edson HaradaNereu Marinho
Illustration:6B Estúdio
Photolithography:Burti
Image processing: 24 \ 7 id 

Handheld mixer didalam gambar tersebut merupakan visual utama karena gambarnya cukup bersar dan berwarna merah, dimana yang kita tahu, bahwa warna merah cukup mencari perhatian, sehingga ketika orang melihat gambar ini, orang akan langsung melihat sebuah handheld mixer yang merupakan fokus utama dari gambar ini. Kemudian, terdapat kue dan buah-buahan di sekitar handheld mixer, dan itu merupakan visual pendukung dari gambar ini. Gambar atau karya ini menerapkan beberapa prinsip seni. Yang pertama adalah kesatuan (unity). Karya ini dibuat sedemikian rupa, sehingga setiap visual yang ada dibuat saling berhubungan satu sama lain, dan konsep yang digunakan saling berkaitan. Yang berikutnya adalah komposisi dan proporsi (kesebandingan). Seperti yang bias dilihat pada gambar, komposisi gambar handled mixer yang menjadi pusat utama dari gambar ini, tetapi gambar-gambar kecil disampingnya menjadi pelengkap dari karya ini sendiri. Karya tersebut memiliki warna biru sebagai warna latar, sehingga memberi kesan cerah untuk karya ini. Karya tersebut juga memiliki prinsip gradasi, dimana membuat karya ini menjadi terlihat seperti memiliki dimensi.



Art DecoCampaign
Agency Network: DDB
Published/Aired: 
August 2011
Posted: 
August 27, 2011

Description

Print advertisement created by DDB, Brazil for Whirlpool, within the category: Electronics, Technology.
Credits
Advertising Agency: DDB, Brazil
Art Directors / Copywriters: Ulisses RazaboniMarcos Abrucio
Graphic Production: Edson HaradaNereu Marinho
Illustration:6B Estúdio
Photolithography:Burti
Image processing: 24 \ 7 id 

Menurut saya, karya ini kurang memiliki visual yang menonjol. Gambar handled mixer dan model bisa disalah artikan sebagai visual utamanya, karena ukuran kedua gambar ini hamapir sama. Bunga dan buah adalah visual pendukung dari karya ini. Prinsip karya seni yang digunakan dalam gambar ini, menurut saya adalah kesatuan (unity)dan keselarasan (harmoni). Visual-visual pada karya ini terlihat lebih berhubungan karena memiliki latar di dapur, dimana handled mixer biasanya digunakan untuk kepentingan membuat kue di dapur. Ada juga prinsip gradasi, yang membuat karya ini terlihat seperti memiliki dimensi. Warna yang ada di dalam karya tersebut juga terkesan lembut, sehingga tidak terlalu mencolok.